pexels-burst-374016

Bagaimana Memulai Bisnis Online?

Banyak diantara kita memulai bisnis online dengan tujuan untuk mendapatkan kebebasan finansial dan bekerja lebih profesional. Bisnis online umumnya dimulai dari fokus pada minat atau keahlian yang dimiliki.

Pada era digital saat ini, terdapat banyak jasa pembuatan website yang secara efektif dapat membantu memenuhi semua kebutuhan dan tujuan Anda dalam membangun bisnis online. Namun sebelum anda memulai bisnis online Anda, tips berikut dapat menjadi pertimbangan dan memberi wawasan tentang bagaimana cara memulai bisnis online agar sukses.

1. Tentukan Pangsa Pasar Anda.
2. Menentukan Nama Bisnis.
3. Membuat Rencana Bisnis.
4. Membuat Website Profesional.
5. Promosi Brand Anda.

1. Tentukan Pangsa Pasar Anda

Sebelum Anda memulai menawarkan produk atau jasa, tentukan terlebih dulu pangsa pasar Anda. Dengan mempersempit target calon pelanggan, sehingga dapat membangun bisnis yang dapat memenuhi kebutuhan dan permintaan.

Proses ini membutuhkan riset pasar dengan mengumpulkan informasi tentang target calon pelanggan untuk menentukan seberapa sukses penawaran Anda diantara kompetitor.

Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan ketika memilih bisnia yang akan dijalankan. Apakah bisnis Anda menawarakan sesuatu yang baru? Apakah bisnis Anda dapat membantu memecahkan masalah calon pelanggan? Apa beda bisnis Anda dengan kompetitor?

Anda juga dapat mengunjungi website kompetitor untuk mempelajari apa yang mereka tawarkan, apa yang kurang, ide untuk penawaran yang lebih baik. Perhatikan strategi pemasaran yang mereka gunakan, pendekatan mereka dan hal lain yang dapat membantu bisnis Anda berkembang. Melakukan analisis dengan mencatat kekuatan, kelemahan, peluang dan lainnya dari kompetitor Anda.

2. Menentukan Nama Bisnis

Memilih nama bisnis dan nama domain yang cocok dengan website Anda adalah kunci untuk menciptakan identitas merek (brand identity) bisnis online Anda.

Buatlah nama bisnis yang singkat, mudah diingat dan sesuai dengan nama domain (alamat website). Periksa juga ketersediaan nama bisnis yang akan digunakan.

Dalam beberapa kasus, terdapat bisnis yang telah mendaftarkan merek dagang, sehingga dilindungi oleh undang-undang.

3. Membuat Rencana Bisnis

Rencana bisnis adalah dokumen tertulis yang mencatat bagaimana prosesnya, keuangan dan membantu Anda menetapkan tujuan bisnis. Dengan rencana bisnis yang tepat, Anda akan dapat tetap fokus dan berjalan pada jalurnya.

Ringkasan Eksekutif
Saat menyusun ringkasan eksekutif, Anda harus ingat bahwa ini merupakan bagian pertama yang akan ditinjau oleh orang lain, seperti pemangku kepentingan yang relevan. Ringkasan eksekutif berfungsi sebagai dokumen mandiri yang memberikan gambaran umum tingkat tinggi mengenai bisnis Anda.

Analisis Pasar
Anda telah melakukan penelitian mengenai pesaing dan bisnis yang akan dijalani pada langkah sebelumnya. Sekarang Anda dapat menuliskannya ke dalam dokumen formal. Fokus dalam menjawab pertanyaan seperti “Siapa pesaing Anda?” dan “Seperti apa pasar Anda?”

Proyeksi keuangan
Kemungkinan besar, Anda tergoda untuk memulai bisnis online mengingat biaya awal yang rendah. Terlepas dari apakah Anda belum memiliki investasi atau sudah memiliki modal yang besar. Anda pasti ingin mengetahui berapa lama Anda harus menunggu untuk mulai menghasilkan keuntungan. Bagian ini dimaksudkan untuk membantu Anda mendalami mengenai tujuan keuangan masa depan Anda.

4. Membuat Website Profesional

Dalam membuat website baik dikerjakan sendiri atau melalui jasa pembuatan website, pastikan anda membangun website yang mendukung mobile-friendly sehingga pengunjung atau calon pelanggan anda mendapatkan pengalaman pengguna terbaik.

Website dengan mudah diakses diberbagai perangkat, seperti: PC, Laptop, Tablet dan Smartphone.

Terlebih lagi, sebagai pengusaha, website yang profesional harus menjadi media informasi dan promosi yang berguna untuk semua produk dan jasa yang ditawarkan.

5. Promosikan Brand Anda

Setelah memiliki website yang profesional, kini saatnya ada mempromosikan bisnis Anda. Promosi merupakan stratei ‘kehadiran online’ brand Anda. Selain meningkatkan ‘brand awareness’, promosi juga dapat meningkatkan pengunjung website dan penjualan.

Anda dapat promosikan brand melalui sosial media (instagram, facebook, dll), beriklan di Google (google search, youtube, dll) dan berbagai media digital lainnya.

Scroll to Top