istilah dalam website

11 Istilah Dalam Website

Anda berencana membuat website dalam waktu dekat? Sebelum memulai, berikut beberapa istilah yang mungkin akan anda jumpai selama proses pembuatan website.

1. Domain

Domain mungkin sudah sering anda dengar. Namun, apakah Anda memahami apa yang dimaksud dengan domain? Mudahnya domain adalah alamat dari sebuah website, alamat yang anda tuliskan pada browser. Umumnya domain yang paling sering dan popular adalah berkestensi .com, .net, .co.id, seperti: Google.com, Facebook.com, dll.

Domain merupakan penyederhanaan dari alamat IP website yang berupa kombinasi angka yang panjang, sehingga menyulitkan untuk diingat. Anda tentu lebih mudah mengingat facebook.com bila dibandingkan dengan 69.171.250.35.

Saat anda akan mendaftarkan domain, anda perlu mempersiapkan nama yang akan digunakan. Karena domain bersifat unik, maka Anda domain tidak akan bisa didaftarkan atau digunakan apabila nama yang ingin digunakan sudah didaftarkan. Sebagai contoh Facebook.com, domain ini sudah didaftarkan dengan ekstensi .com oleh facebook. Mungkin anda dapat menggunakan nama yang sama dengan ekstensi yang berbeda seperti Facebook.id, facebook.net. Namun, tetap harus dicek terlebih dulu ketersedian domain tersebut.

Sebagai saran, sebaiknya anda menghindari memilih domain yang digunakan oleh perusahaan dengan merek atau brand terkenal.

2. Hosting / Server

Hosting atau server merupakan tempat penyimpanan data, baik berupa gambar, text, script, suara dan video yang dapat diakses melalui website. Terdapat berbagai macam tipe hosting dan server, seperti: Shared web hosting, VPS, Dedicated hosting dan Colocation server.

Pada umumnya website dimulai dengan menggunakan shared hosting, web hosting tipe ini sudah cukup untuk memulai website anda. Penggunaan tipe hosting atau server yang lain dibutuhkan apabila website memerlukan spesfikasi dan tujuan khusus, seperti: traffic / pengunjung website yang tinggi, aplikasi website, keamanan, dedicated source, dll.

3. Disk Space

Disk space atau kapasitas penyimpanan merupakan ruang yang disediakan untuk data website Anda. Umumnya pada paket hosting atau server terdapat alokasi kapasitas penyimpanan yang dapat digunakan untuk menampung semua data anda.

Besarnya kapasitas penyimpanan tergantung penawaran masing-masing provider, untuk website yang tidak menggunakan data penyimpanan yang besar seperti gambar atau video, anda dapat memulai dengan kapasitas penyimpanan 500 MB.

4. Bandwith

bandwith merupakan batas maksimal transfer pertukaran data yang dapat dilakukan pada satuan waktu bit per second (bps). Pada umumnya penggunaan bandwith tidak dibatasi (unlimited) oleh provider terutama dengan lokasi server di Indonesia (IIX). Namun, masih terdapat pula yang membatasi penggunaan bandwith, seperti bandwith 10 GB/Bulan, 20 GB/Bulan,dst.

Apabila bandwith anda dibatasi, anda tidak perlu khawatir selama penggunaan bandwith anda masih dibawah ‘jatah’ yang diberikan. Pada penggunaan website dengan pengunjung rendah hingga sedang, 10 GB/Bulan sudah mencukupi dengan asumsi data yang ditransfer tidak besar.

5. Control Panel Hosting

Control panel merupakan program atau aplikasi yang disediakan oleh provider hosting yang berfungsi untuk mengatur dan mengelola fasilitas yang terdapat pada web hosting atau server.

Dengan control panel ini, pemilik website dapat melakukan pengaturan dan konfigurasi terkait domain, file website, email, dll. Terdapat beberapa control panel yang umum digunakan, seperti: cPanel, Directadmin, Plesk, dll.

6. CMS

CMS adalah Content Management System atau Sistem Manajemen Konten. CMS merupakan aplikasi website yang digunakan untuk mengelola konten, mendesain tampilan, menambahkan fitur, dll. Keunggulan penggunaan CMS adalah pada waktu dan biaya produksi yang lebih hemat.

Terdapat berbagai jenis CMS saat ini, yang populer dan mungkin sudah sering Anda dengar adalah WordPress.

7. Responsive Web Design

Desain Web Responsive merupakan metode atau pedekatan sistem desain website dengan tujuan memberikan pengalaman pengunjung website dengan optimal melalui berbagai perangkat, seperti: smartphone, tablet, pc dan laptop.

Desain website akan menyesesuaikan secara otomatis tata letak, ukurun huruf, gambar sesuai perangkat yang digunakan ketika membuka website. Hasilnya pengunjung website merasakan pengalaman mudah dan nyaman dalam membaca setiap informasi pada website sama seperti ketika membuka melalui PC atau laptop.

8. SEO

SEO (Search Engine Optimization) merupakan teknik yang dilakukan dalam mengoptimasi website hingga berada dihalaman pertama hasil pencarian Google berdasarkan dengan kata kunci (keywords) yang telah ditentukan.

Dengan memperoleh posisi atau rangkin yang lebih baik dalam hasil pencarian, potensi pengunjung website (organic traffic) menjadi lebih tinggi dan tentunya meningkatkan potensi penjualan dan keuntungan untuk bisnis Anda.

9. SSL

SSL (Secure Socket Layer) merupakan suatu protokol keamanan jalur komunikasi antara browser dengan website. Umumnya, jalur ini rentan terhadap pencurian data dan informasi.

10. CDN

CDN (Content Delivery Network) merupakan teknologi terbaru untuk mempercepat akses website dari berbagai negara. CDN berfungsi mengurangi waktu muat yang dibutuhkan pengunjung website dengan meletakkan gambar, video, css dan script di lokasi terdekat.

11. Maintenance website

Maintenance merupakan pemeliharaan atau perawatan website agar tetap optimal. Semakin meningkatnya perkembangan teknologi, website harus tetap update untuk mengurangi resiko kerugian yang akan ditimbulkan, seperti: website tidak bisa diakses, kena hack, virus, dll.

Scroll to Top